widgeo.net

Selasa, 13 Oktober 2015

Let's Act, No Talk. Let's Prove, No Sweet Vow.



 Sumber: www.kiblat.net
 

JIKALAU DIAMKU ADALAH TERIAKAN
MAKA DIAMKU ADALAH YANG TERSUNYI
JIKALAU AMARAHKU ADALAH SENYUMAN
MAKA SENYUMANKU ADALAH YANG TERMANIS

JIKALAU KEMISKINAN MEMILUKAN DAN KEKAYAAN MEMBAHAGIAKAN
MAKA SIAPALAH YANG SUDI TERLAHIR MISKIN
JIKALAU ELOK PARAS DAN KECERDASAN KEUNGGULAN MANUSIA YANG DIAGUNGKAN
MAKA SIAPALAH YANG SUDI TERLAHIR BURUK DAN IDIOT

INILAH HIDUP
HIDUP BUKAN SOAL BAHAGIA, SENANG, KENYANG, PUAS, LEGA, NYAMAN DAN SEGALA KATA BERMAKNA POSITIF LAINNYA
POSITIF ADA KARENA KITA TAU MANA YANG NEGATIF
BEGITU PULA KEBAIKAN ADA KARENA KITA TAU MANA KEBURUKAN
JIKALAU SEPERTI ITU RUPANYA
LANTAS MENGAPA KEKAYAAN SEPERTI TAK MAU TAU KEMISKINAN
INIKAH KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT ITU ???

‪#‎TAKEACTIONNOTALKONLY‬

Realita Kehidupan (Part I) "Hidup = Masalah"



Berbicara mengenai kehidupan seakan tiada habisnya, hari demi hari silih berganti, begitu juga dengan segenap permasalahan kehidupan yang datang beriringan dengan berjalannya waktu. Masalah akan datang terus, mau tidak mau, siap tidak siap, maka ia akan datang dengan sendirinya. Namun apakah se-ngeri  itukah kehidupan itu?sanggupkah kita untuk menjalani kehidupan dan menyelesaikan masalah tersebut satu demi satu??

Kawan, inilah kehidupan, dengan segala realitanya,apakah dengan adanya permasalahan yang datang silih berganti membuat kita takut untuk menjalaninya ?? Come on guys, life must go on, masalah itulah yang sebenarnya menghidupkan kita, masalah itulah yang menguatkan kita. Ibarat ujian, masalah datang untuk menguji kita, seberapa kuat kemampuan kita untuk melewatinya, sistemnya pun sama dengan ujian-ujian yang sering kita lakukan di bangku sekolah, ketika kita mampu melewatinya, berarti kita siap untuk menuju level/kelas selanjutnya dengan kata lain kita akan menghadapi ujian yang lebih berat nantinya. Jika kita gagal, apakah kita selesai ?? Tentu tidak, ketika gagal, hal itu berarti kita masih di beri kesempatan untuk lebih memperdalam pengetahuan dan pemahaman.

Waktu akan terus berjalan, umur kita pun akan berkurang hari demi hari. Begitupula dengan masalah yang datang, tak akan berhenti datangnya. Oleh karena itu ketika masalah datang jangan kabur, jangan menghindar. Hadapi dan selesaikanlah, jangan takut gagal, karena sukses atau gagal itu merupakan hal yang wajar dalam sebuah ujian. Tentunya tidak ada seorangpun manusia dibumi ini yang ingin stagnan di posisinya, semua orang pasti menginginkan berada di posisi teratas, namun tidak semudah itu untuk mencapainya, diperlukan pengetahuan dan pengalaman untuk menghadapi berbagai ujian yang akan datang nantinya.

Teruslah berusaha, berkarya dan berprestasi. Sehebat dan sebesar apapun masalah yang kita hadapi jangan pernah menyerah, karena Tuhan tak akan memberikan cobaan diluar kemampuan umatnya, percayalah ... "it can be miracle, when you believe" (Mariah Carey)

Senin, 12 Oktober 2015

SAHABAT (DULU - SEKARANG)

Sahabat dulu - Sekarang (masih) Sahabat

Jikalau dahulu tujuan kita sama
Kemana pun selalu bersama
Ngerjain hal unik, aneh bahkan menantang bersama
Suka-Duka bersama

Sekarang tujuan kita berbeda-beda
Mencapainya dengan cara masing-masing
Mencoba berbagai peruntungan
Melakukan berbagai hal
Sendiri

Begitulah hakikatnya, jika diawali pertemuan, maka akan di akhiri perpisahan
Namun sahabat tahukah kau
Mungkin raga kita tak lagi sama,
Kegiatan dan kesibukan kita tak lagi sama,
Kehidupan kita tak lagi sama seperti dahulu
Namun kenangan indah bersama kalian takkan hilang
Kan selalu ada ruang buat mengenang masa itu
Yaaa....masa dimana kita selalu bersama dalam berbagai hal, apapun itu, dimanapun itu

Mungkin masa itu tlah lama berlalu, namun kenangan indah itu kan selalu terkenang dan membekas dalam alam bawah sadar kita.

Suatu saat nanti, akan ada waktu dimana kisah kita akan menjadi bahan hangat dalam obrolan santai kita sahabat
Yaahhh....nanti. Pasti kan ada waktu itu....

Saat ini marilah kita berlari sekencang-kencangnya menggapai impian kita masing2
Raihlah kesuksesan dengan cara kita masing2
Dan bangunlah kehidupan indah kita masing2

Saat ini kita mungkin tak seiring
Namun kuyakin kita tetap seirama
Seirama dalam mencapi kebahagiaan dan kesuksesan hidup

Salam rindu buat mu sahabat, teruslah berkarir, berkarya dan berprestasi
Dimanapun kalian berada, pastikanlah kalian juaranya. Jadikanlah kehadiranmu bermakna. Karena hidup hanya sejenak, maka lakukanlah yg terbaik. Sukses dunia akhirat buat kalian.

Waktu kehidupan

                                 WAKTU

Diantara langit dan tanah, 11 Oktober 2015
38.000 Mdpl

Kawan......
Tahukah kau jikalau waktu itu mampu
Menjauhkan yang dekat
Memisahkan yg bersatu
Melemahkan yg kuat
Bahkan waktu mampu meniadakan yang ada

Sehebat itukah dampak waktu akan kehidupan manusia??
Lantas apakah manusia dibuat tak berdaya akannya??

Tidak....TIDAK !!!!
Justru waktulah yg mengajarkan pengetahuan, memberikan pengalaman, bahkan memberikan kesadaran
Yaa....waktu itu tak lain hanya sekedar hitungan buatan untuk menandai seberapa lama berlangsungnya atau kapan berlangsungnya suatu kejadian

Kita lah, diri sendiri yg memberdayakan waktu itu. Kitalah yg hidup dalam waktu. Jangan biarkan waktu yg hidup dalam dirimu
Aturlah waktumu, kendalikan kehidupanmu dan nikmatilah berbagai pengalaman seru dunia.

Jika hidup hanya sekali, lantas mengapa masih berdiam diri.
Hidup ini indah, dunia itu luas, ilmu itu banyak
Ayo bangkit, dan raihlah semua itu.....

Rabu, 22 April 2015

Refleksi diri

SEBUAH RENUNGAN, SEBUAH PEMIKIRAN

Photo : “Dalam kedamaian sang alam” by ipoenkgraphic


Gemerlap bintang dimalam hari, membawa mimpi sejuta harapan. Gulap gulita dimalam hari, terang benderang disiang hari. Tiada manusia yang sanggup melerai pergantian siang dan malam. Angin pembawa sejuk, meresapi hati, menyalurkan kedamaian. Jikalau bara panas membakar, maka es pun kan dingin membeku. Itulah hakikat dan takdir. Laksana mengarungi lautan kehidupan, membelah hutan belantara, menaiki puncak tertinggi dan menyelami lerung terdalam. Tiada orang kan tahu, kapan dan dimana jiwa kan terhenti. Jikalau hentinya jiwa telah pasti menanti, lantas apa gerangan kesombongan dan keangkuhan manusia akan sebagian kecil isi dunia yang di milikinya. Bukannya cap makhluk sosial telah resmi tersandang pada setiap insan manusia, namun mengapa masih juga keapatisan, keserakahan dan kekuasaan menjadi kuasa dalam diri segelintir manusia. Bukankah setiap manusia terlahir untuk menjadi pemimpin?? Tapi mengapa malah manusia menjadi budak keji dari hawa nafsu duniawi yang di bungkus kenikmataan sesat dan kesesatan?? Bukannya Tuhan pun telah memuliakan manusia dari makhluk lainnya dengan kehadiran akal dalam diri manusia, lantas mengapa disia-siakan??pergunakan, pikirkan dan renungkan. Sudah sejauh mana ukiran kehidupan kita diatas bumi ??